Apa saja ciri-ciri pertandingan sepak bola yang mengalami pengaturan skor (fixing match) yang dilakukan oleh mafia sepak bola atau bandar judi bola?

Apa saja ciri-ciri pertandingan sepak bola yang mengalami pengaturan skor (fixing match) yang dilakukan oleh mafia sepak bola atau bandar judi bola?

Match fixing atau pengaturan pertandingan, yaitu sebuah pertandingan yang sudah diatur sedemikian rupa sehingga pertandingan tersebut sudah dipastikan hasil akhirnya walaupun pertandingan itu sendiri belum dimulai. Ini bisa menjadi hanya sebagian dari sebuah pertandingan yang diatur, bisa juga keseluruhan. Artinya, dalam sebuah babak bisa terjadi match fixing, sedangkan babak selanjutnya/sebelumnya menjadi pertandingan normal. Tetapi biasanya match fixing sangat mentikberatkan pada hasil akhir sebuah pertandingan.

Ada banyak alasan mengapa match fixing terjadi, dan pada umumnya karena alasan perjudian dan keuntungan finansial berupa uang atau barang mewah merupakan salah satu dorongan daripada pelaku untuk menjalankan sebuah manipulasi pertandingan. Pada dasarnya match fixing bukan perilaku curang. Match fixing terjadi ketika ada pihak yang setuju untuk kalah, imbang, atau memenangkan pihak lawan dengan tidak berusaha maksimal. Sedangkan curang adalah menghalalkan segala cara untuk menang, misalnya doping. Nah, berikut ciri-ciri match fixing yang biasanya terjadi dalam sebuah pertandingan sepak bola.

Beberapa perusahaan yang bekerjasama dengan berbagai federasi sepak bola dunia untuk mendeteksi anomali dalam bursa taruhan memiliki caranya sendiri untuk mengenali pengaturan skor melalui rekam jejak pasar taruhan. "Biasanya sebuah kesebelasan yang bertandang ke markas lawan memiliki peluang menang 30 persen, namun ada beberapa pertandingan yang peluangnya melonjak hinga 85 persen," ujar Darren Small dari Sportradar. Sementara itu, Bookiesamurai memberikan cara sederhana untuk mengetahui pertandingan yang telah diatur oleh bandar. Rumah judi yang memiliiki izin resmi untuk beroperasi, seperti Bwin dan Sportingbet, telah mendapatkan algoritma untuk mendeteksi indikasi pengaturan skor dalam suatu pertandingan. Mereka akan mencoret atau membatalkan laga-laga tersebut dari daftar pertandingan yang bisa dijadikan taruhan. Hal ini berarti, jika situs-situs judi ternama seperti keduanya tidak mendaftarkan laga-laga tertentu, maka pertandingan tersebut bisa saja telah diatur skornya.

Pada pasar taruhan atau judi, tujuan utama pengaturan (fixing) adalah untuk memperoleh keuntungan maksimal. Maka dari itu ada dua pengaturan yang terjadi, yaitu pengaturan pertandingan dan pengaturan pasar taruhan. Setiap laga punya peluang (odd) masing-masing. Hal ini yang membuat taruhan memiliki nilai. Sang mafia biasanya memiliki masalah, yaitu jika mereka berhasil mendapatkan “pemain atau wasit” untuk untuk mengatur kekalahan pada pertandingan, maka mereka harus memiliki modal yang lebih besar dan akan bertaruh untuk kesebelasan lawannya untuk menang. Dengan begitu mereka jadi mendapatkan keuntungan. Semakin banyak uang yang mereka pertaruhkan melawan para “pemain” dan mengikuti "wasit" mereka, maka akan semakin besar uang yang akan mereka dapatkan. Ini disebut “mengatur pasar taruhan”.

Nah, demikianlah analisis untuk match fixing yang biasanya terjadi dalam sebuah pertandingan sepak bola. Semoga saja panitia dan para penyelenggara sepak bola bisa menghapuskan hal-hal yang membuat sebuah pertandingan menjadi tidak menarik untuk di tonton.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berlaku Tidak Sopan di Laga Espanyol vs Barcelona Ronald Araujo Minta Maaf

Kisah Odion Ighalo Rogoh Kocek Rp 19 Miliar untuk Panti Asuhan di Nigeria

Drama Tujuh Gol Di Wanda Metropolitano, Atletico Madrid Kalahkan Getafe 4-3