Wow! Ternyata, Omzet Judi Bola Capai Ratusan Miliar

Wow! Ternyata, Omzet Judi Bola Capai Ratusan Miliar

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Haruna Soemitro, membeberkan pengetahuan dirinya terkait pasar judi bola di Indonesia. Hal itu diungkapkan Haruna kepada podcast milik JPNN, yang disiarkan di kanal Youtube. Namun, Haruna yakin bahwa football family di Indonesia tidak akan rela melakukan tindakan match-fixing.

Haruna bicara bahwa kasus pengaturan skor, atau match-fixing, merupakan sesuatu yang harus dipelajari dan dilihat lebih dalam. Juga tidak benar untuk menuduh bahwa sepakbola Indonesia kerap digelayuti hal tersebut. Pernyataan Haruna cukup frontal dan membingungkan, karena bagaimana pun Indonesia kerap berperang dengan skandal mafia sepakbola dalam beberapa tahun ini, dan hal tersebut tak lepas dari dugaan judi bola.

“Saya justru berharap agar PSSI dalam hal ini jangan hanya terbawa arus kepada soal pemberantasan match fixing. Karena riil match fixing bukan sesuatu yang harus diberantas.. Tapi, sesuatu yang harus dilihat secara proporsional bawah apakah benar ada, baru kemudian kita melangkah ke cara mengatasinya,” ucap Haruna kepada Amjad, pembawa acara podcast JPNN tersebut.

“Match fixing apakah dilakukan oleh para football family? Menurut saya tidak. Hari ini football family menurut saya masih pada tingkatan punya harga diri, punya sportivitas, punya mentality yang menurut saya teman-teman saya di football family tidak terjangkau ke sana,” sambung dia. Perputaran uang di pasar judi bola Indonesia, menurut Haruna, sangat besar nominalnya. Meski informasi yang ia beberkan ini belum dapat divalidasi, dan yang bersangkutan pun sekadar ‘mendapat informasi’.

“Saya malah justru melihat bisa jadi (bandar judi ada di sepakbola) karena dari segi apa pun Indonesia punya pasar luar biasa. Baik pasar gelap, pasar terang, pasar setengah gelap, pasarnya luar biasa.. Dari informasi-informasi yang saya dapat. Omzet perjudian di sepakbola ini luar biasa. Ratusan miliar dalam satu pertandingan. Dalam satu match saja sudah ratusan miliar. Klub dalam satu tahun 40 miliar saja sudah setengah mati sudah setengah mati mencarinya,” tukas Haruna.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berlaku Tidak Sopan di Laga Espanyol vs Barcelona Ronald Araujo Minta Maaf

Kisah Odion Ighalo Rogoh Kocek Rp 19 Miliar untuk Panti Asuhan di Nigeria

Drama Tujuh Gol Di Wanda Metropolitano, Atletico Madrid Kalahkan Getafe 4-3